Umum

3 Pakaian Adat Papua, Unik dan Menarik

Pakaian Adat Papua – Papua adalah salah satu Pulau di ujung Timur Negara Indonesia yang menyandang predikat Pulau terbesar nomor 1 di Indonesia

Pakaian Adat Papua – Papua adalah salah satu Pulau di ujung Timur Negara Indonesia yang menyandang predikat Pulau terbesar nomor 1 di Indonesia, selain itu juga menjadi pulau terbesar nomor 2 di dunia.

Maka tidak salah jika Papua ini banyak sekali keragaman Kebudayaan dan Kesenian yang dimiliki.

Dari keragaman kebudayaan tersebut alangkah baiknya kita sebagai anak milenial untuk menjaga dan meneruskan adat istiadat dari kebudayaan tersebut melalui media pembelajaran seperti yang kalian baca ini.

Keragaman kebudayaan dari Papua banyak sekali mulai dari rumah adat, alat musiknya, senjatanya, dan masih banyak sekali.

Pada artikel kali ini kita akan membahas Pakaian adat dari Papua yang tentunya kita kemas dengan ringkas, tetapi lengkap.

Pakaian adat Papua adalah salah satu pakaian yang membuktikan dengan nyata budaya yang ada di daerah Papua terjaga dan dilestarikan.

Keunikan dari bentuk pakaian adat itulah juga menjadikan suatu identitas dan ciri khusus yang membedakan adat dari Papua dengan adat istiadat lain di Indonesia sangatlah berbeda.

Menjadi satu kesatuan dalam sebuah negara dengan berbagai macam perbedaan sudah menjadi hal yang biasa untuk kita masyarakat Indonesia.

Namun kita yakin jika kita bisa bersatu dengan semboyan “Bhinneka Tunggal Eka” Berbeda-beda tetap satu jua.

Kembali ke awal pembicaraan, bahwa daerah Timurnya Indonesia ini memiliki beberapa suku diantaranya, yakni :

  • Suku Asmat
  • Suku Dani
  • Suku Biak
  • Suku Kamoro
  • Suku Waropen

Dari suku tersebut pakaian adatnya memiliki ciri khas yang berbeda dan menggambarkan alam yang berada di sekitar lingkungannya.

Adapun penjelasan lengkapnya, ada di bawah ini!

Pakaian Adat Papua

Menurut situs sharingconten.com, pakaian adat dari Papua merupakan pakaian adat yang sama dengan yang lainnya yakni terbagi menjadi dua pakaian yakni pakaian adat papua untuk perempuan dan pria. Adapun perbedaan hanya sebatas pada bagian bawah pakaian adat tersebut.

Selain itu baju adat Papua juga dilengkapi dengan aksesoris pada bagian kepala, nah pakaian penutup di bagian kepala inilah yang menjadi ciri khas dari setiap suku di Papua.

Penutup kepala ini memanfaatkan sumber daya alam seperti daun sagu yang sudah dirajut rapi, kemudian ada juga bagian atas dari penutup kepala tersebut yang terdiri dari bulu burung kasuari.

Kalian tau tidak? Bahwa…

Burung kasuari gelambir ganda (Casuarius casuarius) merupakan salah satu jenis satwa khas Papua yang dapat dijumpai di kawasan hutan Papua.

Bagaimana masih penasaran dengan pembahasan selanjutnya? Ini dia tiga pakaian adat tradisional Papua yang lengkap.

1. Pakaian Adat Papua ⇒ Pakaian Sali

Pakaian Sali adalah pakaian adat dari Papua yang dikenakan khusus bagi perempuan gadis atau masih lajang dan belum menikah. Uniknya pakaian adat sili memiliki bahan dasarnya yaitu dari kulit pohon. Jadi, warna dari pakaian ini asri dari warna kulit pohon tersebut yaitu coklat.

Haram bagi seorang perempuan yang sudah menikah untuk memakai pakaian adat sili ini. Untuk pakaian adat yang sudah menikah masih ada tersedia yang lain.

2. Pakaian Adat Papua ⇒ Pakaian Holim

Kalau pakaian sali dari untuk wanita gadis Papua, pakaian adat Papua yang satu ini yakni pakaian holim adalah baju adat tradisional yang dipakai untuk para lelaki.

Sebutan lain dari pakaian holim ini yaitu koteka.

Pasti kalian sudah tau bahwa pakaian adat koteka ini sangatlah terkenal namanya di Indonesia sebagai pakaian adat khas dari Papua, selain itu digunakan untuk menutupi bagian kemaluan mereka.

Uniknya lagi mereka masih memakai sumber daya alam di sekitarnya untuk membuat pakaian adatnya, koteka ini terbuat dari bahan buah labu air tua yang dikeringkan dan kemudian bagian dalamnya atau biji serta daging buah akan dibuang.

Jenis labu air tersebut dipilih yang paling tua karena cenderung lebih keras dan juga lebih awet jika dibandingkan dengan labu air muda.

Selanjutnya, Proses pengeringan supaya koteka yang dipakai tidak cepat membusuk.

Pakaian adat Papua yang disebut koteka ini digunakan oleh mereka saat aktivitas sehari-hari juga.

Kotekan jenis ini dipakai dengan cara diikat ke pinggang memakai seutas tali sehingga ujung koteka tersebut mengacung ke atas.

Berbeda juga untuk dipakai saat bekerja koteka jenis ini memiliki ukuran yang lebih pendek. Sedangkan untuk acara adat, koteka berukuran panjang dengan dilengkapi ukiran etnik khas Papua.

3. Pakaian Adat Papua ⇒ Pakaian Yokal

Pakaian yokal adalah pakaian adat Papua yang selanjutnya yang keberadaanya lebih tepatnya di daerah Papua barat dan sekitarnya.

Seperti halnya pakaian Sili, namun pakaian ini dikhususkan oleh perempuan yang telah memiliki keluarga atau yang sudah menikah.

Untuk menjumpai pakaian ini kalian harus menelusuri di daerah pedalaman Papua guys.

Memang agak sulit sih

Warna dari pakaian ini juga masih asri yaitu berwarna coklat sedikit kemerahan. Bahkan masyarakat pedalaman Papua tidak memperbolehkan untuk menjual pakaian tersebut.

Bagi mereka pakaian adat Papua yokal sudah menjadi suatu identitas dan menggambarkan kedekatan mereka dengan alam yang sangat perlu dijaga.

Sekian dari artikel saya tentang pakaian adat Papua semoga bermanfaat untuk kalian dan terutama saya sendiri, hehe.

Semoga bertambahnya ilmu kita tentang kebudayaan dan kesenian Indonesia menambah kecintaan pada negeri sendiri.

You might also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *