Cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan
Umum

Cara Mengatasi Kucing Birahi

Kalau kucing birahi, solusi paling sederhana adalah mengawinkannya, betul? Sayangnya, solusi tersebut justru akan membuat kucing hamil dan beranak pinak. Semakin repot kan jadinya? Biaya makan bertambah dan biaya grooming bertambah. Bagi yang siap merawat banyak kucing sih nggak masalah. Tapi, bagaimana bagi pemilik kucing yang belum siap? Sebagai alternatif, kamu bisa mengurung kucing sampai masa birahi selesai, memakai mesin diffuser feliway hingga melakukan steril kucing. Biar kamu lebih jelas, kami akan bahas tuntas semuanya. Berikut 10 cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan yang kami kutip dari goldenmaze.net.

Cara #1: Manfaatkan Ruang Isolasi

Cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan - isolasi kucing di ruang khusus selam birahi
Isolasi kucing di ruang khusus saat kucing mulai birahi.

Ruang isolasi adalah ruang terpisah yang dibuat khusus untuk kucing. Ruangan isolasi ini tidak hanya bisa kamu gunakan untuk isolasi kucing saat birahi, tapi juga untuk:

  • Isolasi kucing saat sakit.
  • Ruang untuk kucing melahirkan dan merawat anaknya.
  • Ruang isolasi sebelum mengenalkan kucing baru ke kucing lainnya.

Lantas, kapan waktu yang tepat untuk memasukkan kucing ke ruang isolasi?

Sebelum itu, kamu perlu memastikan dulu, kalau ruang isolasi tersebut:

  • Cukup nyaman untuk kucing kamu.
  • Kucing yang ada di dalam tidak bisa keluar.

Untuk masuk ke ruang isolasi, sebaiknya saat masa proestrus (1-2 hari). Di masa ini, kucing, baik jantan atau betina akan menunjukkan perilaku birahi dengan mencari perhatian lawan.

Kucing akan masuk masa proestrus ini setelah beranjak dewasa (minimal usia 6 bulan). Jadi, kalau kucing kamu sudah 6 bulan, maka kamu perlu lebih jeli terhadap tanda-tanda kucing birahi.

Bagaimana jika ‘kebablasan’ masa proestrus? Kamu bisa mengamati kapan masa birahi atau estrus kucing. Di masa birahi ini, kucing akan menunjukkan gejala seperti:

  • Berisik dan bersuara keras.
  • Berguling-guling tanpa sebab.
  • Kucing betina akan menegakkan ekornya ke atas lalu menunjukkan organ reproduksinya.
  • Nafsu makan menjadi berkurang.
  • Kucing selalu ingin keluar rumah.

Perlu kamu tahu, kalau masa birahi ini berlangsung selama 3-14 hari. Selama masa birahi ini, kucing bisa menjadi lebih agresif dari sebelumnya. Belum lagi kelakuan kucing jantan yang kerap spraying (kencing sembarangan) untuk menandai wilayahnya.

Duh, long way to go ya untuk mengisolasi kucing? Apalagi, masa estrus yang cukup lama, 1-2 minggu untuk jantan dan 2-3 minggu untuk betina.

Kalau berhasil mengisolasi, kucing akan masuk masa anestrus (penonaktifan hormon seksual kucing) selama 2-3 bulan. Kalau tidak, maka kamu harus siap-siap lagi mengisolasi kucing.

Jadi, kamu harus selalu menyiapkan ruang isolasi untuk kucing kamu terutama saat sudah masuk musim estrus.

Cara #2: Memberikan Dudukan Hangat Untuk Kucing Birahi

Ketika kucing memasuki masa birahi, kucing akan merasakan panas pada tubuhnya terutama di area reproduksinya. Untuk mengatasi itu, kamu bisa kok menggunakan dudukan hangat ke kucing. Anggap saja kamu memberikan sedikit kehangatan ke kucing kesayangan agar sejenak melupakan birahinya.

Bagaimana jika kucing berontak? Kalau posisi kucing kamu nyaman, maka biasanya kucing tidak akan berontak.

Mungkin kamu bingung, kok bisa kucing nyaman dengan tempat duduk hangat yang kamu berikan? Kenapa bukan tempat duduk yang biasa saja? ‘Kan ribet harus menyiapkan ini itu, iya kan?

Ini karena saat birahi, vulva kucing betina akan mengembang dan menjadi sensitif. Karena itulah, duduk di alas yang hangat akan membuat kucing nyaman.

Untuk alasnya, kamu bisa menggunakan handuk hangat. Pastikan handuknya bukan handuk basah ya agar kucing kamu tetap nyaman.

Kalau kamu punya bantal yang biasa digunakan untuk menghangatkan perut saat menstruasi, kamu bisa menggunakan itu. Kamu juga bisa menggunakan selimut yang memiliki penghangat elektrik sebagai alternatif.

Dengan begitu, sementara waktu kucing akan lebih nyaman dan kamu bisa mengatasi masa birahi pada kucing kesayangan.

Cara #3: Menggunakan Aroma Terapi Agar Kucing Lebih Tenang

Siapa di antara kamu yang kerap menggunakan aroma terapi untuk menenangkan diri terutama saat stres? Ternyata, aroma terapi bisa kamu gunakan sebagai alternatif untuk membuat kucing birahi menjadi lebih tenang.

Bagaimana bisa? Bisa, karena aroma terapi memiliki efek seperti catnip dan feliway yang mampu meredakan gejolak agresivitas. Alhasil, tingkat birahi akan menurun dan kucing menjadi lebih tenang.

Namun, tidak semua kucing menunjukkan efek yang sama setelah menghirup aroma terapi. Bisa saja, kucing saya dapat tenang lebih lama selama 2 jam sedangkan kucing kamu hanya bisa bertahan selama 1 jam.

Jenis aroma terapi yang digunakan pun bisa berbeda-beda. Jadi, di sini, kamu perlu melakukan eksperimen dan mencari mana aroma terapi yang cocok untuk kucing kamu.

Dengan begitu, secara temporer, kucing kamu bisa lebih tenang walaupun saat masa birahi sekali pun. Jadi, mau coba cara ini?

Cara #4: Memberikan Kucing Obat Penenang

Secara pribadi, saya kurang suka dengan penggunaan obat penenang. Selain karena ribet, obat penenang membuat saya sedikit ‘ketergantungan’ saat kucing birahi. Belum lagi efek jangka panjangnya, misalnya bisa menyebabkan masalah ginjal atau hati pada kucing.

Obat penenang yang digunakan di sini adalah jenis obat penenang yang aman untuk kucing. Misalnya Antilib.

Perlu kamu tahu, masing-masing obat memberikan efek yang berbeda. Jadi, ada kucing yang langsung tenang sesaat setelah diberi obat penenang, ada pula yang tidak.

Untuk pemberian obatnya, tergantung dari jenis obat yang kamu gunakan. Biasanya, cara pemberian obat penenang dilakukan dengan:

  • Diteteskan langsung.
  • Mencampurkannya ke minuman kucing,
  • Menyemprotkan obat penenang menggunakan penyegar udara.

Karena itu, kamu perlu mengecek cara pemberian dan dosisnya. Jangan sampai karena kamu ingin menenangkan kucing birahi, justru berakhir overdosis.

Akan lebih aman kalau kamu berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter hewan. Dengan begitu, birahi kucing teratasi dan kesehatan kucing bisa terjaga dengan baik.

Cara #5: Mempergunakan Mesin Diffuser Feliway

Istilah mesin diffuser mungkin tidak asing lagi bagi kamu. Apalagi untuk kamu yang suka menggunakan aroma terapi.

Namun, tahukah kamu apa itu mesin diffuser feliway? Kalau belum tahu, ini contohnya:

Mesin diffuser feliway untuk menenangkan kucing birahi
Mesin deffuser feliway.

Mesin diffuser feliway sebenarnya punya prinsip yang sama saja seperti mesin diffuser pada umumnya. Bedanya, mesin ini dipergunakan untuk menyebarkan senyawa kimia feliway agar kucing lebih tenang.

Feliway akan bekerja secara simultan ketika kucing kamu sedang memasuki masa birahi. Karena itu, pemasangan dan penggunaan sebaiknya dilakukan ketika masa awal estrus, yaitu proestrus.

Kalau menurut kamu efeknya kurang maksimal, kamu bisa mengombinasikan dengan teknik isolasi. Jadi, selama isolasi birahi, kucing kamu pun akan merasa lebih nyaman dan tenang.

Cara #6: Mengajak Kucing Untuk Bermain

Saat kucing memasuki masa birahi, kucing seakan memiliki energi yang tiada habisnya. Bahkan, keaktifan kucing akan membuat kamu heran. Hal tersebut sebenarnya normal dan yang bisa kamu lakukan hanya mengalihkan hasrat atau energinya.

Caranya bagaimana? Dengan mengajak kucing bermain.

Memang, cara keenam ini akan cukup menyita perhatian kamu. Namun, cara ini cukup efektif, murah dan kamu bisa meningkatkan bonding dengan kucing.

Kamu bisa menggunakan mainan kucing apa pun yang ada di rumah kamu. Agar lebih efektif, kamu bisa menggunakan mainan yang dilengkapi dengan catnip. Contohnya seperti berikut:

Mainan kucing untuk meredakan birahi pada kucing
Mainan kucing untuk meredakan birahi pada kucing.

Jadi, selain hasratnya tersalurkan, kucing kamu juga akan lebih tenang saat memasuki masa birahi.

Cara #7: Membersihkan Litter Box Secara Teratur Dan Berkala

Sebenarnya, membersihkan litter box atau tempat pup dan pip kucing kamu secara berkala adalah kewajiban rutin. Hanya saja, saat birahi, air kencing kucing memiliki aroma yang berbeda.

Bedanya seperti apa? Kalau untuk ini, tentu bau spesifiknya hanya kucing yang tahu. Saya mah hanya temannya kucing dengan penciuman yang terbatas!

Apa kaitannya dengan air kencing? Kucing yang birahi akan mengundang lawan jenisnya dengan menggunakan bau seperti kencing.

Ketika kucing lain mencium bau kencing tersebut, maka jangan heran ketika banyak kucing yang menyambangi rumah kamu. Kalau kamu lengah, tiba-tiba kucing kamu sudah hamil duluan padahal kamu sudah mengupayakan banyak cara.

Karena itu, kamu perlu menyamarkan bau kencing kucing yang birahi. Caranya? Salah satunya adalah dengan membersihkan litter box secara berkala.

Dengan begitu, kucing lain tidak mencium bau kencing kucing kamu. Alhasil, siklus birahi bisa digagalkan dan gejolak birahi akan menurun.

Cara #8: Menjaga Kucing Tetap Di Dalam Rumah

Baik masa birahi atau tidak, disarankan untuk tetap menjaga kucing di dalam rumah. Kenapa? Ada beberapa alasan, di antaranya:

  • Mengurangi cedera.
  • Mencegah agar kucing tidak pergi, misalnya mencari pasangan saat birahi.
  • Membantu menjaga kesehatan kucing sehingga lebih panjang umur.

Kenapa perlu menjaga agar kucing tetap di dalam rumah? Mungkin kamu belum tahu, ketika kucing mengalami birahi, kucing akan mencari pasangannya hingga ketemu.

Seberapa lama waktu pencariannya? Sampai ketemu. Jadi, jangan heran jika kucing kamu bisa pergi berkilo-kilo meter dari rumah hanya untuk mendapatkan pasangan saat birahi.

Untuk mengatasi itu, kamu perlu menjaga kucing tetap di dalam rumah. Tutup lubang, jendela atau bagian rumah yang memungkinkan kucing untuk melarikan diri. Dengan begitu, kucing kamu akan terjaga hingga masa estrus atau birahi berakhir.

Cara #9: Melakukan Suntik Pengatur Progesteron Dan Estrogen

Mau cara aman untuk mencegah kucing birahi tanpa perlu mengawinkan? Salah satu cara paling aman adalah dengan melakukan suntik progesteron dan estrogen.

Kenapa aman? Karena prosesnya di bawah pengawasan dokter hewan.

Jadi, sebelum melakukan proses penyuntikan pun akan ada pemeriksaan lebih dahulu. Apakah kucing kamu bisa disuntik estrogen atau progesteron atau tidak.

Suntik hormon pengatur estrogen dan progesteron ini sendiri merupakan penyuntikan untuk mengatur estrogen atau progesteron. Ketika hormon tersebut terganggu, maka siklus estrus atau birahi pun akan terganggu. Alhasil, birahi kucing akan menurun.

Walaupun cara ke sembilan terbilang aman, cara ini akan mengganggu hormonal kucing dalam jangka waktu panjang. Misalnya, gangguan di sel ovarium kucing betina hingga munculnya tumor di rahim kucing. Ngeri kan?

Karena itulah, kamu perlu konsultasi lebih lanjut dan hindari untuk tidak menggunakan suntikan hormon terlalu sering. Dengan begitu, kamu pun bisa mengontrol dan menjaga kesehatan kucing dalam jangka waktu yang panjang.

Cara #10: Mensterilkan Kucing

Mensterilkan kucing menjadi cara paling ampuh untuk mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan secara permanen. Karena itu, setelah disteril, kucing kamu tidak akan bisa lagi untuk memiliki keturunan.

Namun, apa itu steril? Steril merupakan proses pengangkatan organ reproduksi kucing. Maka dari itu, kucing yang sudah disteril tidak akan mengalami birahi dan punya anak.

Memang, kalau mempertimbangkan biaya, biaya untuk steril cukup tinggi sekitar Rp300.000-Rp1.500.000. Namun, biaya tersebut terbilang cukup murah jika kamu mempertimbangkan untuk jangka panjang.

Kalau kamu masih bimbang apakah akan disteril atau tidak, kamu bisa berkonsultasi dengan orang tua atau dokter hewan. Dengan begitu, kamu pun akan merasa lebih lega dan tidak perlu bersusah payah untuk mengatasi kucing birahi di lain hari.

Akhir Kata, cara di atas bisa saja menyebabkan kucing bahkan kamu sendiri menjadi stres. Karena itu, kamu perlu bersabar dan melakukan persiapan sebelum kucing kamu birahi. Semoga informasi ini bermanfaat dan jangan lupa untuk share agar semakin banyak orang yang tahu ya.

You might also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *